KemenHAM RI Turun Langsung Salurkan Bantuan dan Pantau Pemenuhan Hak Warga Terdampak Bencana di Flores

20 Agustus 2026 18:00 WIB
Humas Kementerian HAM
296 Dilihat

KEMENTERIAN HAK ASASI MANUSIA

REPUBLIK INDONESIA

 

SIARAN PERS

NOMOR: SEK.4-HM.01.07-2103/VIII/2026

 

KEMENHAM RI TURUN LANGSUNG SALURKAN BANTUAN DAN PANTAU PEMENUHAN HAK WARGA TERDAMPAK BENCANA DI FLORES

Flores, 20 Agustus 2026

Kementerian Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (KemenHAM RI) turun langsung ke sejumlah lokasi terdampak bencana di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk menyalurkan bantuan tanggap darurat sekaligus memantau kondisi dan kebutuhan masyarakat di lapangan. Staf Khusus (Stafsus) Menteri HAM Bidang Transformasi Digital dan Komunikasi Media, Thomas Harming Suwarta, menyerahkan bantuan berupa sembako dan terpal kepada masyarakat terdampak di Kampung Jongkoe, Desa Satar Punda Barat, Kecamatan Lambaleda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, serta Dusun Ratung, Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai, Kamis (20/08).

Penyaluran bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya KemenHAM RI memastikan masyarakat terdampak bencana tetap memperoleh perlindungan dan pemenuhan hak-hak dasarnya selama masa tanggap darurat. Selain bantuan kebutuhan dasar, KemenHAM juga mendengarkan langsung kondisi serta aspirasi masyarakat, termasuk mengenai distribusi bantuan yang dinilai belum merata, khususnya bagi warga yang berada di wilayah dengan akses yang sulit.

“Kami mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Ada wilayah-wilayah yang aksesnya cukup sulit dan masyarakat menyampaikan bahwa distribusi bantuan belum sepenuhnya merata. Ini harus menjadi perhatian bersama agar masyarakat terdampak tidak ada yang terlewat,” kata Stafsus Menteri HAM.

Di tengah kondisi tersebut, sebagian masyarakat masih memilih bertahan di lokasi pengungsian, baik yang disediakan pemerintah maupun yang dibangun secara mandiri. Pilihan tersebut dilakukan karena gempa susulan masih dirasakan dengan intensitas yang beragam dan menimbulkan kekhawatiran serta trauma untuk kembali ke rumah. Stafus Menteri HAM mengingatkan masyarakat untuk tetap tenang sekaligus meningkatkan kewaspadaan demi keselamatan. “Masyarakat tetap tenang, tetapi harus selalu waspada. Keselamatan menjadi hal yang utama, terutama karena masih adanya gempa susulan,” ujar Stafsus Menteri HAM.

KemenHAM RI memandang bahwa penanganan bencana tidak hanya berkaitan dengan distribusi bantuan, tetapi juga harus memastikan perlindungan dan pemenuhan hak masyarakat terdampak. Dalam situasi tanggap darurat, warga berhak memperoleh rasa aman, bantuan kemanusiaan, tempat berlindung, serta akses terhadap kebutuhan dasar tanpa diskriminasi, termasuk masyarakat yang berada di wilayah yang sulit dijangkau.

Kehadiran KemenHAM RI di sejumlah lokasi terdampak merupakan bentuk komitmen untuk memastikan negara hadir dan kebutuhan masyarakat tidak terabaikan dalam situasi bencana. KemenHAM RI akan terus memantau perkembangan kondisi warga terdampak serta mendorong koordinasi dengan pihak terkait agar penanganan tanggap darurat dan distribusi bantuan dapat dilakukan secara tepat, maksimal, dan merata kepada seluruh masyarakat yang membutuhkan.

Unduh Siaran Pers


Kepala Biro Umum, Protokol dan Hubungan Masyarakat
Kementerian Hak Asasi Manusia
Pungka M Sinaga

Website: kemenham.go.id
Instagram: @kementerian_ham
TikTok: @kementerianham
Facebook: Kementerian Hak Asasi Manusia
Email: humas@kemenham.go.id
Call Center: 150145

Whatsapp KemenHAM RI