Cegah Human Error, Kementerian HAM Perkuat Benteng Siber Lewat Penerapan SSO dan MFA

09 Juni 2026 18:00 WIB
Humas Kementerian HAM
430 Dilihat

Jakarta – Pusat Data dan Informasi Hak Asasi Manusia (Pusdatin HAM) mengikuti sekaligus mengawal kegiatan Edukasi Kesadaran Keamanan Informasi bagi pegawai di lingkungan Kementerian HAM pada Selasa (09/06/2026). Langkah ini diambil sebagai respons aktif dalam menghadapi dinamika ancaman siber yang kian beragam.

Kegiatan krusial ini dilaksanakan secara hybrid, mengombinasikan kehadiran luring (tatap muka) dan daring (online), sehingga mampu menjangkau seluruh pegawai di berbagai unit kerja. Seluruh peserta yang mengikuti rangkaian edukasi ini hingga akhir juga berhak mendapatkan sertifikat resmi sebagai bentuk apresiasi dan pemenuhan kompetensi.

Saat membuka kegiatan, Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) HAM, Linda Pratiwi, menggarisbawahi betapa vitalnya faktor keamanan dalam ekosistem teknologi informasi modern. Ia mengingatkan bahwa keamanan siber adalah tanggung jawab bersama yang dimulai dari kedisiplinan individu.

"Keamanan dalam teknologi informasi adalah pilar utama yang tidak bisa ditawar. Kita harus memperkuat benteng pertahanan digital kita dari segala lini, dan jangan sampai ada kebocoran data seperti yang selama ini dikhawatirkan oleh masyarakat. Kepercayaan publik terhadap pengelolaan data di kementerian ini harus kita jaga bersama secara mutlak," tegas Linda Pratiwi dalam sambutannya.

Edukasi ini menghadirkan narasumber ahli, Aris Munandar, dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Dalam paparannya, forum secara mendalam membahas pentingnya meningkatkan kewaspadaan terhadap aspek kelalaian manusia (human error), serangan manipulasi psikologis (social engineering), ancaman pencurian data (phishing), hingga isu sensitif terkait kebocoran data pribadi.

Selain memetakan potensi ancaman, para pegawai juga dibekali materi mengenai penguatan manajemen kata sandi (password) yang aman serta pengaturan hak akses sistem yang ketat.

Melalui kegiatan ini, Pusdatin Kementerian HAM berkomitmen untuk terus mendukung penguatan budaya keamanan informasi di seluruh lini kerja. Sebagai langkah konkret lanjutan, kementerian akan mengakselerasi penerapan sistem pengamanan terpadu seperti Single Sign-On (SSO) dan Multi-Factor Authentication (MFA), serta mempererat koordinasi strategis bersama BSSN demi menjaga infrastruktur digital kementerian tetap aman dan tangguh.

Whatsapp KemenHAM RI