Kementerian HAM Gelar Seleksi Virtual Calon Penggerak HAM di 20 Provinsi

22 Juli 2026 00:00 WIB
Humas Kementerian HAM
965 Dilihat

JAKARTA — Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) resmi menggelar seleksi wawancara (interview) bagi para calon Penggerak HAM secara serempak di 20 provinsi seluruh Indonesia pada Selasa (21/7/2026). Seleksi yang dilaksanakan secara virtual ini bertujuan untuk menyaring kandidat terbaik yang nantinya akan ditugaskan di 200 Desa Sadar HAM di seluruh penjuru Tanah Air.

Kegiatan seleksi dibuka secara resmi oleh Plt. Direktur Jenderal Instrumen HAM, Sofia Alatas. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya menjunjung tinggi integritas dan kejujuran sepanjang proses seleksi hingga tahap akhir.

"Saya harap para peserta seleksi Penggerak HAM dapat menunjukkan kemampuan dan pengetahuan tentang Hak Asasi Manusia secara maksimal, utamanya dalam memahami isu-isu HAM yang muncul di lingkungan ataupun desa masing-masing," tegas Sofia dalam sambutannya.

Lebih lanjut, Sofia menjelaskan bahwa para Penggerak HAM yang terpilih kelak akan menjadi elemen kunci dalam memajukan dan memenuhi hak-hak dasar masyarakat, seperti hak atas kesehatan, pendidikan, ekonomi, hingga hak prioritas lainnya.

"Itulah mengapa Kementerian HAM memilih Penggerak HAM dari domisili yang sama, agar Bapak dan Ibu sekalian dapat berkomunikasi dengan baik bersama masyarakat tempat tinggal masing-masing demi memberikan manfaat bagi desa tersebut," tambah Sofia.

Pembukaan kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan Kementerian HAM serta perwakilan Kantor Wilayah se-Indonesia. Di antaranya yakni Kepala Biro SDM, Hukum, Organisasi, dan Laksana, Edwin Aldrin Purba; Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama, Bob Ronald Fretsy Sagala; Kepala Pusat Pengembangan SDM, Aditya Sarsito Sukarsono; dan Sekretaris Ditjen Instrumen dan Penguatan HAM, Ratih Ekarini Savitri. Selain itu, hadir pula Direktur Penguatan Kapasitas HAM Masyarakat, Komunitas, dan Pelaku Usaha, Giyanto; Direktur Penguatan Kapasitas HAM Aparatur Negara, Novie Soegiharti; serta Kepala Bagian Umum dan SDM, Abubakar S. Lopa.

Rangkaian seleksi wawancara ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai dari tanggal 21 hingga 23 Juli 2026. Setelah proses wawancara usai, pengumuman kelulusan Penggerak HAM akan disampaikan pada 27 Juli 2026. Selanjutnya, para peserta yang lolos akan menjalani tahap penandatanganan kontrak, pelatihan, dan pengukuhan yang dilaksanakan pada 28 hingga 31 Juli 2026. (Humas DJIDP HAM)

Whatsapp KemenHAM RI