Jakarta – Kementerian Hak Asasi Manusia Republik Indonesia mendukung pelaksanaan kegiatan Gerak Bersama Anak Indonesia 2026 yang diselenggarakan oleh Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) pada Minggu (19/07/2026).

Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi lintas kementerian, lembaga, dan masyarakat dalam memperkuat kesadaran bersama mengenai pentingnya perlindungan, kesehatan, pendidikan, serta lingkungan yang aman dan ramah bagi tumbuh kembang anak.

Sinergi dan kehadiran negara dalam memperjuangkan hak anak dalam agenda ini terlihat dari dukungan langsung sejumlah pejabat, antara lain Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Atip Latipulhayat, serta Ketua KPAI Aris Adi Leksono selaku penyelenggara. Selain itu, turut hadir pula perwakilan dari Kementerian Agama dan Kepolisian Republik Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri HAM Natalius Pigai menekankan pentingnya menanamkan tiga aspek utama kepada anak-anak sejak dini, yaitu knowledge atau pengetahuan yang baik, skills atau keterampilan, serta attitude atau moral dan mental.

Menurut Menteri HAM, ketiga aspek tersebut menjadi fondasi penting agar anak-anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang produktif, cerdas, dan siap mengemban estafet kepemimpinan bangsa Indonesia di masa mendatang.

Menteri Natalius Pigai juga menyoroti pentingnya penerapan pendidikan yang humanis. Menurutnya, pendidikan harus memuliakan anak, memberikan rasa aman dan nyaman, serta menyediakan ruang yang luas bagi anak untuk berkreativitas dan mengembangkan potensi diri secara optimal.

Sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan ini, Kementerian HAM turut membuka booth layanan yang menyediakan informasi mengenai layanan pengaduan, penguatan HAM, serta pengenalan Si Kecil AMARA. Kehadiran booth ini menjadi bagian dari upaya Kementerian HAM untuk mendekatkan layanan dan edukasi HAM kepada masyarakat, khususnya anak-anak dan keluarga.

Gerak Bersama Anak Indonesia 2026 diisi dengan berbagai agenda, antara lain jalan santai, hiburan, serta pemutaran film. Rangkaian kegiatan ini menjadi ruang yang edukatif dan menyenangkan bagi anak-anak, sekaligus memperkuat pesan bersama bahwa pemenuhan hak anak perlu diwujudkan melalui lingkungan yang aman, sehat, inklusif, dan ramah anak.

Melalui sinergi dalam kegiatan ini, Kementerian HAM menegaskan komitmennya untuk mendukung pemenuhan hak anak agar setiap anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal, terlindungi, serta memiliki ruang untuk belajar, bermain, berkreasi, dan berpartisipasi secara bermakna.

Whatsapp KemenHAM RI