Penuhi Prinsip HAM Dalam Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, KemenHAM RI Berkontribusi Lewat Program Desa Sadar HAM dan Kampung Redam

15 Agustus 2025 12:00 WIB
Admin Kemenham
381 Dilihat

Jakarta (15/08/2025) – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-80 sekaligus mewujudkan masyarakat yang sehat dan produktif, Kementerian Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (KemenHAM RI) menggelar program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bertempat di Lobby KemenHAM RI pada Jumat (15/08).

Pembukaan Program CKG ini diikuti oleh Para Pimpinan Tinggi Madya, Para Staf Ahli Menteri, Para Staf Khusus Menteri, Para Pimpinan Tinggi Pratama, dan Para Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) KemenHAM RI se-Indonesia (lewat daring). Juga hadir masyarakat yang akan mengikuti program CKG ini berjumlah 2.500 orang se-Indonesia.

Sekretaris Jenderal KemenHAM RI Novita Ilmaris dalam sambutan Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai, mengatakan program CKG ini merupakan wujud komitmen terhadap pemenuhan hak asasi manusia, khususnya hak atas kesehatan yang diamatkan dalam Pasal 28H ayat (1) Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, serta Kovenan Internasional yang menyatakan bahwa hak atas standar kesehatan tertinggi juga diakui sebahai hak asasi yang wajib dipenuhi oleh negara. “Setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal, dan mendapatkan pelayanan kesehatan,” ucap Novita.

Lebih lanjut Novita katakan bahwa KemenHAM RI selaku garda terdepan dalam Penghormatan, Perlindungan, Pemenuhan, Penegakan, dan Pemajuan HAM (P5HAM) memandang bahwa kesehatan bukan hanya urusan medis, tetapi bagian dari keadilan sosial dan martabat manusia. “Karena itu, program CKG ini kita selenggarakan bukan hanya untuk memberi layanan, tetapi juga untuk menyuarakan bahwa kesehatan adalah hak, bukan privilese,” jelas Novita.

Novita juga menyadari bahwa kesehatan merupakan fondasi utama bagi pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas. Masyarakat yang sehat akan lebih produktif, bersemangat, dan mampu berkontribusi lebih baik dimanapun berada. Oleh karenanya, melalui program CKG ini, pihaknya berupaya hadir lebih dekat serta membuka ruang bagi masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan dasar secara mudah, gratis, dan bermartabat.

“Kita ingin mendorong masyarakat untuk lebih sadar akan pentingnya deteksi dini, menjaga gaya hidup sehat, dan berkonsultasi seccara rutin dengan tenaga medis,” jelas Novita.

Mengakhiri amanatnya, Novita mengajak masyarakat untuk membangun budaya yang lebih peduli terhadap kesehatan dan lebih menghargai hak setiap manusia untuk hidup lebih sehat.

Usai sambutan, Para Pimpinan Tinggi Madya, Para Staf Ahli Menteri, Para Staf Khusus Menteri, dan Para Pimpinan Tinggi Pratama menyapa satu per satu Kakanwil KemenHAM beserta jajarannya dan juga masyarakat selaku peserta CKG. Sapaan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan dan pelaksanaan CKG di wilayah berjalan lancar.

Sementara itu, Dokter Gigi Ahli Madya Klinik KemenHAM RI Erly Zuliana Lubis mengatakan pada Unit Eselon I, program CKG ini melibatkan tenaga kesehatan sebanyak 6 (enam) orang dari Klinik KemenHAM RI, 3 (tiga) orang pegawai KemenHAM yang memiliki pengalaman di bidang medis, dan 5 (lima) orang dari Klinik Kementerian Hukum (Kemenkum).

Adapun alur pelaksanaan CKG ini, Erly menjelaskan masyarakat yang datang akan dilakukan pendataan sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan oleh KemenHAM RI. Masyarakat selanjutnya akan diperiksa tekanan darahnya oleh para dokter, lalu dilanjutkan pengambilan sampel darah untuk mengetahui gula darah, asam urat, dan kolestrol.

"Setelah hasil pemeriksaan tersebut keluar, masyarakat akan diarahkan untuk berkonsultasi dengan dokter kami. Para dokter akan menyampaikan solusi permasalahan kesehatan tersebut sekaligus memberikan resep berupa obat-obatan bagi masyarakat," jelas Erly.

Usai mengikuti seluruh rangkaian CKG tersebut, Erly sampaikan masyarakat akan mendapatkan sembako untuk dibawa pulang ke rumah.

Whatsapp KemenHAM RI